• Loading...

PTPN IV Regional lI Rugi Ratusan Ton, Pengaman Diduga Biarkan Warga Menjarah TBS Kebun Bukit Lima.

DHASAM.co id - Simalungun.

Oknum pengaman Unit Kebun Bukit Lima diduga kongkalikong dengan warga untuk menjarah Tandan Buah Segar (TBS) milik PTPN IV Regional II di kecamatan Bosar Maligas, kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, pada Senin (02/06/2025).

Amatan media ini, para pengaman kebun seperti sengaja membiarkan dan pura - pura tidak melihat saat para warga hilir mudik menggunakan sepeda motor membawa sawit hasil jarahan. Diduga karena telah bekerjasama dengan pengaman, warga nekat beramai - ramai mengambil tandan sawit menggunakan egrek dari areal kebun bukit lima yang akan di replanting tanam ulang (TU) sawit.

Salah seorang pengaman kebun yang ditemui dilokasi mengatakan bahwa dirinya adalah orang kampung. Saat ditanyakan terkait warga yang di biarkan mengambil sawit milik kebun bukit lima, dirinya hanya diam tidak menjawab.

Menurut informasi yang diperoleh media ini, unit kebun bukit lima akan melaksanakan program replanting tanam ulang sawit seluas 304 hektar di tahun 2025.

Sementara seorang karyawan aktif kebun bukit lima yang enggan disebutkan namanya mengatakan, bahwa para pengambil sawit adalah warga dari desa sekitar yang telah di Beck Up oleh tentara.

" Warga kampung sekitar kebun pelakunya itu, bang. Mana ada yang berani menghalangi, Beck up nya tentara," sebutnya.

Menurut karyawan yang ditemui di area perumahan tersebut, dari tiga ratusan hektar luas areal tanaman menghasilkan sawit yang akan di replanting tanam ulang sawit di kebun bukit lima, masih dapat menghasilkan ratusan ton sawit jika di panen secara benar sebelum di replanting.

" Warga sekitar kebunnya yang mau ngambil sawit dari lokasi replanting itu, apalagi kan masih banyak buahnya. Kalau dilihat kondisi di lapangan sekarang ini tidak menutup kemungkinan ratusan ton masih bisa dapat, apalagi sawit mentah kan juga laku kalau di jual di kampung," ungkapnya.

" Kita juga kadang risih liat mereka seperti bebas ngambil sawit di lokasi replanting, mentang - mentang ada beck up nya. Padahal itu kan masih milik dan aset kebun," tandasnya.

Sementara Manajer dan Asisten Kepala unit kebun bukit lima belum bersedia menjawab, saat di konfirmasi via layanan seluler di nomor 0852 9691 1XXX dan 0819 0144 6XXX.

(Tim Red)

Iklan